Rifertar- Mobil Daihatsu Xenia,
tercebur kali sedalam dua meter di depan Summarecon Mal Bekasi (SMB),
Jumat, 16 Agustus 2013. Insiden itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore
tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sang sopir
Muhammad Joni (25 tahun) mengalami luka berat dan harus dilarikan ke
rumah sakit.
Saksi mata, Sofyan (28 tahun), mengatakan mobil nahas itu melaju secara ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi. Sofyan yang mengendarai motor, bahkan nyaris tersenggol mobil tersebut saat melaju dari arah bundaran Summarecon menuju fly over Summarecon.
Saksi mata, Sofyan (28 tahun), mengatakan mobil nahas itu melaju secara ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi. Sofyan yang mengendarai motor, bahkan nyaris tersenggol mobil tersebut saat melaju dari arah bundaran Summarecon menuju fly over Summarecon.
"Kecepatannya di atas 100
kilometer per jam. Bawanya ugal-ugalan, mobil oleng ke kanan-kiri.
Sopirnya seperti orang mengantuk," ujar warga Perwira Bekasi Utara
tersebut.
Sebelum tercebur ke kali, Sofyan sempat melihat mobil tengah mengejar sebuah motor bebek Honda Kharisma. "Pas dia nyalip dari kanan, mobil langsung nyebur," katanya.
Sebelum tercebur ke kali, Sofyan sempat melihat mobil tengah mengejar sebuah motor bebek Honda Kharisma. "Pas dia nyalip dari kanan, mobil langsung nyebur," katanya.
Selain sang sopir, dalam
mobil warna abu-abu metalik tersebut ada pula dua orang penumpang pria
dan wanita. Ketiganya dievakuasi oleh satpam yang berjaga tidak jauh
dari tempat kejadian.
Sopir yang mengalami patah di punggungnya sempat dibawa ke Klinik Gema Medika Indah yang tidak jauh dari tempat kejadian. Karena lukanya parah, korban yang masih tidak sadarkan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mekarsari.
Dua penumpang hanya mengalami luka ringan. Keduanya yang diduga masih terpengaruh minuman keras, sempat melempar sejumlah wartawan dengan sandal miliknya. Saat wartawan meliput peristiwa itu, keduanya terus mengomel dengan suara yang tidak jelas. Para wartawan juga sempat dihalang-halangi petugas keamanan mal, saat akan mengambil gambar.
Kasus kecelakaan tersebut ditangani Satlantas Polresta Bekasi Kota. Polisi juga akan melakukan tes urine pengemudi dan penumpang mobil, untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Nomor polisi mobil, tidak terlihat karena tertutup air di kali tersebut. Hingga pukul 19.00 WIB, mobil masih di dalam kali dan belum ada upaya evakuasi.
Sopir yang mengalami patah di punggungnya sempat dibawa ke Klinik Gema Medika Indah yang tidak jauh dari tempat kejadian. Karena lukanya parah, korban yang masih tidak sadarkan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mekarsari.
Dua penumpang hanya mengalami luka ringan. Keduanya yang diduga masih terpengaruh minuman keras, sempat melempar sejumlah wartawan dengan sandal miliknya. Saat wartawan meliput peristiwa itu, keduanya terus mengomel dengan suara yang tidak jelas. Para wartawan juga sempat dihalang-halangi petugas keamanan mal, saat akan mengambil gambar.
Kasus kecelakaan tersebut ditangani Satlantas Polresta Bekasi Kota. Polisi juga akan melakukan tes urine pengemudi dan penumpang mobil, untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Nomor polisi mobil, tidak terlihat karena tertutup air di kali tersebut. Hingga pukul 19.00 WIB, mobil masih di dalam kali dan belum ada upaya evakuasi.
Berdasarkan informasi,
sopir merupakan warga Perumahan Bekasi Jaya Indah, Duren Jaya, Bekasi
Timur. Dia baru saja dari rumah kerabat di Kaliabang dan berencana
pulang ke rumahnya.


No comments: