ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

rifertar- Salah satu edisi jurnal Salute Psicologia memuat sebuah studi menarik dari tim psikolog Amerika. Lewat studinya, para ilmuwan mengungkap hubungan langsung antara profesi dan perilaku seksual.

Hasil studi menyebutkan, pekerjaan memengaruhi munculnya libido. Misalnya, manajer yang mengawasi pekerjaan orang lain telah kehilangan banyak energi mereka di kantor, maupun energi seksual. Kesibukan sebagai manajer dinilai tidak hanya merusak kepekaan di tempat kerja, namun juga terhadap mitra seks mereka.

Mereka yang berprofesi sebagai politisi dan tokoh masyarakat, menurut psikolog, mendambakan memperoleh banyak mitra namun tidak dalam waktu yang lama. "Hubungan seksual mereka berlangsung cepat, seolah-olah mereka 'bergegas' untuk pindah ke aktivitas berikutnya," demikian hasil penelitian seperti dikutip Genius Beauty.

Menurut penulis studi, profesi pengacara dan dokter adalah profesi yang penuh kehati-hatian. Hal ini pun memengaruhi hubungan seksual mereka. Biasanya, orang dengan profesi ini tidak pernah mengambil inisiatif untuk memuaskan pasangan.

Seksualitas anggota militer dan atlet berdasarkan studi tergolong paling disenangi. Mereka sangat mudah memperoleh keintiman dengan pasangan terutama dengan cara merayu, tetapi pantang menakut-nakuti pasangan.

Sementara profesi seniman dan pekerjaan kreatif lainnya adalah orang yang menginginkan seks berbeda. Orang seperti muak dengan seks biasa, selalu bereksperiman serta sering berganti pasangan.

  • vivanews.com

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top