ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Rifertar- Aksi kekerasan staf pengajar (guru) ke muridnya kembali terjadi. Di SD Negeri 050740, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat, sedikitnya 15 pelajar SD dipukul guru kelasnya hingga memar. Penyebabnya, gara-gara ribu dalam kelas.
LANGKAT, JAM 15.00 WIB
Guru ‘brutal’ itu adalah, Mut Mainah (22) warga Dusun 4, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat. Akibat ulah kasarnya itu pula, Mut Mainah dilaporkan para orangtua murid ke polisi, Senin (30/9) sekira jam 15.00 wib. Panggil saja satu dari 15 pelajar SD yang dipukul itu, Lina (10) warga Dusun I, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat. Akibat perbuatan kasar guru kelasnya itu, Lina trauma dan takut sekolah.
“Saya gak terima, betis anak saya sampai memar dipukul, ditambah lagi anak saya trauma dan gak  mau sekolah lagi,” ucap Zakiah (39) ibu kandung Lina saat mengadu di Mapolres Langkat. Menurut Zakiah, perbuatan kasar yang dilakukan guru kelas itu terjadi, Selasa (17/9) sekira jam 10.00 wib di ruang kelas Sekolah Dasar 050740, Dusun 4, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat.
Ceritanya, saat itu Lina dan semua teman kelasnya tengah belajar mengikuti mata pelajaran yang diajarkan Mut Mainah. Tapi, tak lama kemudian, guru itu keluar kelas dengan dalih ada urusan yang harus dikerjakannya. Sebelum beranjak meninggalkan ruang kelas, Mut Mainah memerintahkan ketua kelas untuk mencatat nama-nama murid yang ribut saat ditinggalkannya.
Singkat cerita, setelah kembali dalam kelas, Mut Mainah meminta laporan dari ketua kelas, siapa-siapa murid yang ribut saat ditinggal tadi. Nah, dari catatan ketua kelas itu, Lina salah satunya. Ia dan 14 teman kelasnya dipanggil ke depan kelas. Di hadapan murid lainnya, 15 murid yang ribut tadi dipukul Mut Mainah dengan rol kayu tepat di betis.
“Mungkin seperti mukul tilamlah cara dia menghukum anakku sampai kedua kakinya merah-merah, padahal pas itu anakku udah minta ampun sambil bilang aduh sakit buk. Ampun buk, tapi tetap saja dia terus menghajarnya seperti kayak kesetanan,” kata Zakiah.
Zakiah juga mengatakan, dari pengakuan anaknya, Lina dipukul 20 kaki tepat di kakinya.
Pasca kejadian itu, sampai kini anaknya menjadi trauma dan takut pergi ke sekolahnya. Sebenarnya, dia bersama beberapa wali murid yang anaknya mendapat perlakuan kasar dari sang guru sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepala sekolah.  Mereka meminta agar guru tersebut tidak diperbolehkan lagi mengajar di sekolah tersebut dan meminta maaf kepada mereka. Namun pihak kepala sekolah di SD itu justru terkesan sengaja melindungi perbuatan guru tersebut.
“Kalau yang saya dengar dari murid-murid disana, guru itu memang dikenal suka-suka hatinya saja di sekolah dan bahkan mereka pernah meihat guru itu merokok, kan nggak mungkin anak sekecil itu udah pandai berbohong, makanya itu saya berharap agar guru itu dipindahkan saja ke sekolah lain, jangan lagi mengajar di sekolah itu, kalau bisa kepala sekolahnya juga diganti,” sambung Zakiah sembari mengatakan jika ia sendiri tak pernah memukul anaknya hingga luka memar.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat, H Sujarno SSos ditemui di ruang kerjanya menjelaskan kalau pihaknya sudah mengambil langkah-langkah terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Sebelum resmi dilaporkan ke pihak yang berwajib dirinya juga sudah melakukan pertemuan antara guru tersebut dan beberapa wali murid untuk mencari solusi jalan keluar yang terbaik.
“Guru tersebut masih tenaga honorer dan sudah kita mintai keterangannya, dia memang mengaku bersalah karena khilaf dan sudah meminta maaf kepada orang tua murid,” jelas kadis. Kadis meminta semua pihak yang terkait untuk saling bersabar dan tidak emosi sehingga dapat memperoleh jalan keluar yang terbaik. Mengingat disekolah itu memang sangat dibutuhkan tenaga guru karena jumlah guru disana sangat terbatas sekali.  “Yang jelas guru honor tersebut sudah kita panggil dan akan kita tindak sesuai peraturan yang berlaku,” ucap Kadis Pendidikan.

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top