ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


rifertar- Penulis novel tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata, mengaku masih punya mimpi. Apa mimpinya? "Saya ingin meraih nobel," katanya.

Peluang tersebut, kata dia, mulai terbuka ketika ia mendapatkan kesempatan mendapatkan beasiswa dari University of Iowa, Amerika Serikat, baru-baru ini. Tiga bulan Andrea berada di sana untuk mengikuti program International Writing Program (IWP).

Menurut Andrea, banyak lulusan dari program beasiswa yang telah berlangsung selama 43 tahun itu mendapatkan penghargaan bergengsi semacam Pulitzer dan Nobel. "Kalau Pulitzer jelas tak mungkin, tapi untuk Nobel itu mimpi saya," kata Andrea mantap.

"Saya merasa, melalui program pelatihan karya sastra selama tiga bulan itu, saya sudah mendapatkan jalur yang tepat untuk memperkenalkan karya saya kepada dunia," ujar Andrea lagi.

Kesempatan itu mulai terbuka setelah penerbit Katheleen Anderson Literary Management yang bermarkas di New York memegang hak eksklusif atas lima novel miliknya—serta Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas—untuk penerbitan secara internasional mulai tahun depan.

Sebelumnya, Andrea telah menandatangani kontrak dengan penerbit Amer and Asia Co Ltd dari Tucson, Virginia, Amerika Serikat.

"Yang baru diterjemahkan dalam bahasa Inggris baru sampai Edensor. Jadi ini merupakan suatu awal bagi karya-karya saya untuk go international. Sekolah tiga bulan di sana ternayata berkahnya luar biasa," ujar Andrea senang.

sumber-kompas.com

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top