ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Gara-Gara Asbak Rokok Tamba Potong Lidah Istri

Rifertar - Perbuatan Gubalang Buatus Tamba (34) memang keterlaluan. Lidah istrinya, Debora Nauli boru Situmorang (36) tega dipotongnya hingga nyaris putus. Pemicunya sepele, cuma gara-gara asbak rokok. Duh!
Perbuatan sadis Gubalang Buatus Tamba itu terungkap saat Debora datang ke Mapolsek Bangun, melaporkan suaminya, Kamis (7/11) pagi.  Kepada kru koran ini, Debora mengaku peristiwa itu terjadi, Rabu (6/11) sekira jam 09.00 wib di rumahnya di Jalan Bonabona, Nagori Pematang Simalungun, Siantar Timur. Kejadiannya berawal saat Gubalang merokok di ruang tamu rumahnya. Melihat asbak tak ada di meja, Gubalang pun bertanya kepada istrinya. “Aku hanya tanya dimana asbak. Tapi istri ku bilang tidak ada,” ucap Gubalang yang ditemui di sela-sela pemeriksaan.
Jawaban istrinya itu ternyata membuat Gubalang kesal pasangan suami istri (pasutri) ini pun terlibat adu mulut. “Kami sempat cekcok hanya karena itu. Bahkan istri ku sempat bilang kalau asbak rokok sudah dipecahkan,” ujar  Gubalang tertunduk.  Mendengar pernyataan itu, Gubalang meminta istrinya agar tidak berbohog. Namun istrinya justru menantang. Gubalang semakin bertambah kesal dan mengatakan akan memotong lidah istrinya karena sering berbohong.
“Ku potong nanti lidah mu karena suka bohong. Ternyata dia menantang dan meminta aku untuk melakukannya, sembari mendekatkan wajahnya ke arah ku,” sebut Gubalang mengingat kejadian saat itu.  Karena emosinya sudah di ubun-ubun, Gubalang pun gelap mata dan mengambil gunting yang terletak di ruang tamu. Detik itu juga, Gubalang memotong lidah istrinya yang sedang terjulur hingga nyaris putus dan mengeluarkan darah segar.
Ternyata keributan Pasutri ini sampai ke telinga pemilik rumah, Viktor Pinda Purba, yang segera menemui keduanya. Melihat kondisi Nauli yang cukup parah, Viktor lalu membawanya untuk menjalani perawatan.  Usai mendapatkan perawatan, Nauli memutuskan untuk melaporkan Gubalang ke pihak berwajib dengan mendatangi Polsek Bangun.
Gubalang sendiri mengaku baru tinggal 3 bulan di daerah tersebut. Selama ini, Gubalang mengatakan dirinya tingga di daerah Pulo Raja, Asahan.  “Aku menyesal bang. Kalau aku dipenjara, siapa mengurus anak-anak ku,” ucap Gubalang sembari berharap agar dirinya tidak dimasukkan ke koran. Kapolsek Bangun AKP Bonggas Simarmata melalui Kanit Reskrim Ipda A Yani, mengatakan, pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif dan akan dijebloskan ke dalam sel tahanan.(metro24jam)

Rifertar - Perbuatan Gubalang Buatus Tamba (34) memang keterlaluan. Lidah istrinya, Debora Nauli boru Situmorang (36) tega dipotongnya h...

Cabuli Remaja, Kiwil Dilaporkan ke Polisi

Rifertar-Seorang tukang becak yang akrab dipanggil Kiwil (50) dilaporkan ke polisi. Ia dilaporkan karena mencabuli remaja berusia 15 tahun yang datang ke rumahnya.

Dalam laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang nomor: LP/B/1790/X/2013/Jtg/Restabes, ayah korban, SP (48) menceritakan peristiwa buruk yang dialami anaknya itu terjadi hari Rabu (16/10/2013) lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam keterangan SP, putrinya saat itu memang sedang berada di rumah pelaku, namun karena melihat kepolosan korban, Kiwil menjadi gemas dan mulai melancarkan rayuan untuk mengajaknya berhubungan intim.

Korban sempat menolak ketika Kiwil mulai mengajak melakukan perbuatan terlarang itu. Namun nafsu sudah di ubun-ubun, Kiwil mulai memaksa hingga akhirnya korban hanya bisa pasrah karena kalah tenaga.

"Dia (terlapor) memperkosa anak saya. Kejadiannya di rumahnya," kata SP kepada petugas SPKT Polrestabes Semarang, Kamis (24/10/2013).

SP baru mengetahui anaknya menjadi korban Kiwil setelah korban bercerita. Ia pun marah besar mendengar apa yang sudah dialami putrinya, apalagi ketika memikirkan masa depan korban yang setelah kejadian itu menjadi lebih pendiam dan murung.

"Saya baru tahu setelah dia cerita habis dipaksa berbuat begitu. Saya langsung muntap (marah)," tandasnya.

Kemarahan SP tidak lantas dilakukan dengan main hakim sendiri. Ia memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkannya ke polisi. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang.(detik)

Rifertar- Seorang tukang becak yang akrab dipanggil Kiwil (50) dilaporkan ke polisi. Ia dilaporkan karena mencabuli remaja berusia 15 tahu...

IMPAL "Ikatan Mahasiswa Peduli Alam & Lingkungan"

Rifertar- IMPAL merupakan Organisasi kecil yang di bentuk oleh para mahasiswa yang ada di Medan, IMPAL (Ikatan Mahasiswa Peduli Alam & Lingkungan) pada dasarnya masih dominan disebut dengan Community  yang di isi oleh orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap Alam dan lingkungan.
Organisasi  ini di bentuk karena adanya kesadaran Para Mahasiswa dan pemuda kota medan bahwa alam dan lingkungan harus di pedulikan. Moto dari organisasi ini adalah Sedikit tapi berarti.
Yang di maksud dengan “Sedikit tapi berarti “ walaupun bentuk kegiatan yang dilakukan masih sedikit tetapi memiliki arti bagi alam , lingkungan dan orang lain.
Hingga pada saat ini IMPAL  masih beranggotakan Kurang lebih 50 orang yang tersebar di beberapa Universsitas , baik negri maupun swasta yang ada di kota Medan.
Kantor secretariat IMPAL saat ini berada di jalan B.Melati No 11 Padang bulan Medan, Kecamatan Medan Tuntungan kelurahan kemenagan tani. IMPAL bersifat independent tidak membeda bedaka suku agama ras dan golongan.
Hingga saat ini IMPAL telah menyusun program kerja di antaranya :
1.                        Melakukan kunjungan ke panti asuhan
2.                        Melakukan penanaman pohon.
3.                        Membagikan alat kebersihan di pasar² tradisional.

Karena IMPAL masih baru dan lebih mengarah kepada sebuah komunitas jadi dana yang di proleh masih dari dana pribadi setiap anggota. Jadi untuk melaksanakan program kerja yang dirancang mungkin membutuhkan waktu yang lumayan lama hingga organisasi / komunitas ini berkembang dan memiliki anggota yang lebih dari 50 orang.

Untuk itu kami mengajak teman teman yang ada di kota medan untuk bergabung dengan kami untuk menciptakan medan lebih bersih lebih baik dan maju lg.
Bagi anda yang berminat lihat profil lenggkap IMPAL di SINI

Rifertar- IMPAL merupakan Organisasi kecil yang di bentuk oleh para mahasiswa yang ada di Medan, IMPAL ( Ikatan Mahasiswa Peduli Alam ...

Dua Hari, Pengemis Tua di Bandung Berpenghasilan Rp 3,5 Juta

Rifertar-Menjadi petugas kebersihan dengan upah Rp 40 ribu sehari, bisa jadi memang bukan tawaran yang menarik bagi pengemis dan gelandangan di Kota Bandung. Bayangkan saja, dalam dua hari seorang nenek bisa berpenghasilan Rp 3,5 juta (sebelumnya ditulis Rp 7 juta-)hanya meminta-minta.

"Kemarin ada nenek-nenek yang ditangkap (razia). Dalam tasnya ada uang Rp 3,5 juta, itu dua hari dia meminta-minta, dapat segitu," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebelum razia gepeng dan anjal digelar, di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Sabtu (12/10/2013).

Meski penghasilannya cukup besar dengan mengemis, Emil berharap para pengemis di Kota Bandung mau menerima tawarannya sebagai petugas kebersihan. "Lebih bermartabat (pekerjaannya-red)," cetusnya.

Menurutnya hingga saat ini sudah ada 20 gepeng yang dipekerjakan sebagai petugas kebersihan. Mereka diupah Rp 40 ribu sehari dengan jam kerja 6 jam.

"Ya lumayan sudah ada yang mau alih profesi," ujarnya.

Menurut Emil, razia gepeng dan anjal akan terus dilakukan secara rutin. Mereka akan dimasukkan ke tempat penampungan di Mess Persib. Kemudian mereka akan didata. Bagi gepeng yang ber-KTP Bandung akan ikut program alih profesi menjadi petugas kebersihan. Sementara bagi pendatang, akan dipulangkan.

Berdasarkan data Dinsos Kota Bandung sedikitnya ada 900 orang gelandangan, pengemis, dan anak jalanan di Kota Bandung.

Rifertar- Menjadi petugas kebersihan dengan upah Rp 40 ribu sehari, bisa jadi memang bukan tawaran yang menarik bagi pengemis dan geland...

Janda Ditelanjangi, Disiksa Anggota DPRD

Rifertar-Citra Wakil Rakyat kembali tercoreng. Seorang janda beranak dua mengaku disiksa, ditelanjangi anggota DPRD Paluta di toilet JB Karaoke.
MEDAN, JAM 16.00 WIB
Anggota DPRD Padang Lawas Utara (Paluta) itu adalah, Supriadi Harahap (38). Dia dari Fraksi Partai Hanura dan tinggal di Jalan BM Muda Siregar, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Kota Padang Sidempuan.  Sementara janda beranak dua yang jadi korban adalah, AD (28) warga Desa Muara Tais, Padang Sidempuan. AD sendiri tak lain adalah wanita simpanan wakil rakyat tersebut.
Ulah bejat Supriadi sendiri terungkap saat M Yais Harahap, abang kandung AD membeberkannya ke kru koran ini, Rabu (9/10) sekira jam 16.00 wib. Menurut Yais, peristiwa itu terjadi awal September 2013 malam kemarin. Saat itu AD dan Supriadi datang ke JB Karaoke, salah satu lokasi hiburan di Padang Sidempuan. “Kejadiannya pas awal September kemarin,” kata Yais ke kru koran ini di Medan.
Dalam KTV (ruang karaoke), sambil menyanyikan lagu, Supriadi bersama beberapa temannya menenggak minuman keras. Disitu, AD yang disuruh Supriadi untuk menemani temannya bernyanyi. Tapi, entah apa penyebabnya. Tiba-tiba Supriadi Marah. “Padahal yang menyuruh adikku nemani temannya nyanyi ya dia (Supriadi). Tapi dia kok marah. Seperti cemburu gitu. Memang, adikku itu sudah setahun setengah menjalin hubungan sama dia,” sambung Yais.
AD pamit ke toilet. Pintu toilet yang dikunci dari dalam didobrak. Supriadi marah besar. Dalam kondisi mabuk, Anggota DPRD Paluta dari Fraksi Hanura itu memukuli AD. “Kepala adikku sampai bocor dipukulnya dengan benda tumpul. Lehernya juga berdarah, kena kukunya,” katanya.
Tak puas memukuli AD. Supriadi kemudian menelanjangi AD sembari terus memukulinya. “Sambil dipukulinya, adikku juga ditelanjanginya. Udah kayak binatang dibuatnya,” imbuh Yais. AD teriak minta ampun. Tapi Supriadi yang kesetanan terus memukulinya. Dalam kondisi bugil, AD berusaha kabur menyelamatkan diri. Janda beranak dua itu lari ke belakang gedung JB Karaoke sambil memegangi pakaiannya. “Udah minta ampun pun adikku. Tapi masih tetap dipukulinya,” katanya.
Di luar KTV. AD dikejar Supriadi, ia kembali dipukuli. Beruntung seorang petugas keamanan JB Karaoke menolong AD sembari melerai Supriadi yang kesetanan. “Kalau gak ditolong sama satpam. Mungkin adikku mati dipukulinya,” terang Yais. Dalam kondisi babak belur, AD pulang ke rumah kontrakannya. AD lalu menceritakan peristiwa yang baru dialaminya itu ke keluarganya.
Siangnya, AD melaporkan Supriadi ke Polres Padang Sidempuan atas kasus penganiayaan. Pengaduannya diterima sesuai dengan No Pol: STPL/454/IX/2013/SU/PSP. “Si Supriadi itu memang kejam. Sudah sering adikku itu dipukulinya. Tapi, saat itu dia sudah gak tahan lagi. Makanya melapor ke polisi,” kata M Yais Harahap.

Rifertar- Citra Wakil Rakyat kembali tercoreng. Seorang janda beranak dua mengaku disiksa, ditelanjangi anggota DPRD Paluta di toilet JB...

Ridwan Kamil: Ada 600.000 Orang Stres di Kota Bandung

Rifertar-Wali Kota Bandung Ridwal Kamil mencatat terdapat 600.000 orang stres di Bandung. Jumlah tersebut berdasarkan data dari RS Hasan Sadikin Bandung.
Selain itu, di kota berjuluk Kota Kembang ini juga dihuni 500.000 kaum duafa atau warga miskin. Jumlah tersebut, kata Ridwan, sekitar 20 persen dari total jumlah penduduk di Bandung sebanyak 2,6 Juta jiwa.
"Saya diwarisi banyak masalah. Saya diwarisi setengah juta kaum duafa dan enam ratus ribu orang stres," kata Ridwan, Kamis (10/10/2013).
Kota stres, tutur Ridwan, terlahir karena kemiskinan yang bercampur dengan kesemrawutan. "Kemiskinan dan kesemrawutan digabung, jadi akhirnya begini, banyak yang stres," katanya.
Menurutnya, ada beberapa ciri orang stres, yakni tidak punya rasa cinta, tidak punya rasa simpatik dan tidak peduli sama orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan.
"Itu Bandung hari ini. Apakah mau anak-anak kita mempunyai anak yang tidak punya rasa simpatik. Apakah kita mau mewariskannya kepada mereka," tanya Ridwan tegas.
Perubahan Bandung, kata Ridwan, tidak akan terjadi jika tidak dilakukan oleh pribuminya sendiri. "Membenahi Bandung ini bukan untuk kita saja, tapi untuk generasi-generasi penerus kita," tegasnya. 

Rifertar- Wali Kota Bandung Ridwal Kamil mencatat terdapat 600.000 orang stres di Bandung. Jumlah tersebut berdasarkan data dari RS Hasan ...

Akhirnya Tutut Rebut Kembali TPI dari Tangan Hary Tanoe

Rifertar-Setelah melalui proses sangat panjang dan melelahkan, akhirnya Siti Hardianti Rukmana bisa merebut kembali TPI dari Hary Tanoesoedibjo. Mahkamah Agung (MA) menilai Hary Tanoe telah melakukan perbuatan melawan hukum dalam proses pengambilalihan televisi yang kini berubah nama menjadi MNC TV itu.

"Mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi. Membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No 629/Pdt/2011 yang membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No 10/Pdt.G/2010," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur kepada detikcom, Kamis (10/10/2013).

Perkara kasasi bernomor 862 K/PDT/2013 ini diputus di MA pada 2 Oktober 2013 lalu. Duduk sebagai ketua majelis hakim I Made Tara dengan anggota Prof Dr Takdir Rahmadi dan Sofyan Sitompul.

"Mengadili sendiri, mengabulkan gugatan penggugat (pemohon kasasi) untuk sebagian. Menyatakan para tergugat (termohon kasasi) telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum. Menyatakan sah dan sesuai hukum keputusan RUPS yang tertuang dalam akta," ujar Ridwan.

Kisruh perebutan TPI yang kini sudah berganti nama menjadi MNC TV sudah berlangsung sejak lama. Sebelumnya, pihak Tutut menyatakan pihak PT Berkah Karya Bersama (Hary Tanoe) menggunakan surat kuasa yang tidak berlaku lagi dalam melakukan RUPS Luar Biasa (RUPS LB) TPI pada 18 Maret 2005.

Selain itu, pihak Tutut juga mengklaim telah terjadi pemblokiran akses Sisminbakum oleh PT SRD saat Tutut mau mendaftarakan hasil RUPS LB versinya di 17 Maret 2005. Kasus ini pun bergulir ke meja hijau.

"Selebihnya -- alasan dikabulkannya kasasi -- masih dalam proses minutasi. Setelah selesai akan dipublish di direktori putusan MA dan salinan resmi akan dikirim kepada para pihak," terang Ridwan.

Rifertar- Setelah melalui proses sangat panjang dan melelahkan, akhirnya Siti Hardianti Rukmana bisa merebut kembali TPI dari Hary Tanoe...

Warkop DKI, Dari Lima Sisa Tiga

Rifertar-Dari interaksi di kancah pergerakan, Kasino mengajak Indro bergabung. Formasi acara obrolan di warung kopi lantas jadi lima orang. Kasino, Nanu, Rudy Badil, Dono, dan Indro. Tak ayal, acara ini kian ramai. Dari situlah, Warkop Prambors mulai membesar. Semua media di Indonesia memberitakan. Tahun 1983, Warkop Prambors kehilangan Nanu yang meninggal akibat sakit ginjal. Sedangkan Rudy Badil memilih untuk menjauh dari dunia film. Warkop akhirnya tinggal bertiga;  Dono, Kasino dan Indro.

Embel-embel “Prambors” akhirnya dilepas, untuk menghindari pembayaran royalti pada Radio Prambors. Mereka memilih nama “Warkop DKI”.  Inilah masa keemasan trio warkop. Selain manggung, film-film mereka juga sukses di pasaran. Hingga pada tahun 1997 Kasino pun akhirnya meninggal dunia akibat tumor otak. Menyusul kemudian Dono, yang dipanggil Tuhan di tahun 2001.

Dono mengembuskan nafas terakhir, di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat. Ia meninggal dunia akibat penyakit tumor di bagian bokong yang sudah menjalar menjadi kanker paru-paru stadium akhir, dan menyerang lever. Ia dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman pelawak senior anggota Warkop DKI ini memang benar-benar mengharukan. Ribuan pelayat turut meneteskan air mata karena tidak kuat menahan kesedihan melihat kepergiannya.

Dari semua personel Warkop, mungkin Dono lah yang paling intelek, walau ini agak bertolak belakang dari profil wajahnya yang ndeso. Dono bahkan pernah menjadi asisten dosen di FISIP UI jurusan Sosiologi. Ia juga kerap menjadi pembawa acara pada acara kampus atau acara perkawinan rekan kampusnya. (cekricek.co.id)

Rifertar- Dari interaksi di kancah pergerakan, Kasino mengajak Indro bergabung. Formasi acara obrolan di warung kopi lantas jadi lima o...

Ayah & 2 Anaknya Tewas Pelukan Di WC

Rifertar - Ayah dan dua anaknya tewas terpanggang saat rumahnya di Jalan Bakti, dilalap api, dini hari tadi. Mereka ditemukan pelukan di kamar mandi, sementara sang ibu sedang bekerja sebagai biduan di Hotel Madani.
JALAN BAKTI, JAM 00.30 WIB
Peristiwa ini tepatnya terjadi di Gang Seto, Lorong Jenggot, Kelurahan Sukaramai, Medan Denai, Sabtu (5/10) sekira jam 00.30 wib. Sesaat sebelum peristiwa itu terjadi, listrik PLN tengah padam. Adalah, Adek Iskandar (41), Shakira (3) dan Afdhal (2), ayah dan dua anak yang tewas itu. Kini, mayat mereka dievakuasi polisi ke RSUD dr Pirngadi Medan untuk divisum.
Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut. Namun, beredar kabar api berasal dari lilin yang dinyalakan untuk menerangi ruangan. Karena, beberapa menit kebakaran terjadi, listrik di kawasan itu baru saja menyala. Data dihimpun, peristiwa itu pertama kali diketahui, Andi, abang kandung Adek yang tinggal di samping rumah. “10 menit listrik nyala, api sudah berkobar,” kata Andi yang ditemui kru koran ini di lokasi kebakaran.
Andi teriak minta tolong, begitu melihat api membakar kediaman yang dihuni adiknya itu. Jiran tetangga, yang mendengar teriakan berhamburan keluar dan memanggil Adek dan 2 anaknya. Karena, saat itu Adek masih di dalam rumah. Berulang kali dipanggil, tetap tak ada sahutan. Sementara warga lain, bergotong royong berusaha memadamkan api.  Karena kondisi pemukiman yang padat, membuat para tetangga juga jadi panik. Pasalnya, mereka khawatir api menjalar ke rumah mereka. Sejam kemudian, beberapa mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan api dapat dijinakkan.
Setelah diperiksa, ternyata ditemukan 3 mayat di dalam kamar mandi dalam kondisi berpelukan. Mereka adalah Adek (ayah) berserta Afdal dan shakira. Mereka ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. “Kita menemukan 3 mayat: ayah dan 2 anaknya di dalam kamar mandi dalam kondisi berpelukan,” kata Kompol Rama Samtama Putra usai memeriksa kondisi kebakaran.
Namun Kapolsek Medan Area ini mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. “Penyebabnya masih kita selidiki. Untuk itu akan kita turunkan tim Labfor dari Poldasu. Tapi yang jelas menurut saksi, pada saat kejadian, listrik baru nyala,” jelas Rama.
Sementara itu, menurut Novi (21) tetangga korban mengatakan, pada saat kejadian mereka sangat panik. Pasalnya api sudah mulai menjalar ke rumahnya. “Kaca rumah kami pecah dan kainnya juga terbakar. Makanya kami juga menyirami rumah kami biar tidak ikut terbakar. Panas kali tadi bang. Makanya kami sempat loncat ke belakang rumah melalui jendela,” ujar Novi yang rumahnya hanya berjarak 2 meter dari lokasi kebakaran.
Mimi yang dikabari para tetangga langsung menjerit histeris saat mengetahui orang-orang yang ia cintai meninggal dengan tragis di saat dirinya sedang menjalankan profesi sebagai penyanyi. Mimi juga sempat pingsan berkali-kali saat menyambut para kerabat yang datang. Namun dia masih belum diperkenankan warga untuk menengok jenazah suami dan anaknya, karena khawatir dengan dampak psikologis yang akan dialaminya nanti. “Gak usah dikasih nengok dululah. Nanti geger otak pulak dia,” ujar Sapri, salah seorang kerabat menuturkan.

Rifertar - Ayah dan dua anaknya tewas terpanggang saat rumahnya di Jalan Bakti, dilalap api, dini hari tadi. Mereka ditemukan pelukan d...

15 Pelajar SD Dipukuli Guru

Rifertar- Aksi kekerasan staf pengajar (guru) ke muridnya kembali terjadi. Di SD Negeri 050740, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat, sedikitnya 15 pelajar SD dipukul guru kelasnya hingga memar. Penyebabnya, gara-gara ribu dalam kelas.
LANGKAT, JAM 15.00 WIB
Guru ‘brutal’ itu adalah, Mut Mainah (22) warga Dusun 4, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat. Akibat ulah kasarnya itu pula, Mut Mainah dilaporkan para orangtua murid ke polisi, Senin (30/9) sekira jam 15.00 wib. Panggil saja satu dari 15 pelajar SD yang dipukul itu, Lina (10) warga Dusun I, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat. Akibat perbuatan kasar guru kelasnya itu, Lina trauma dan takut sekolah.
“Saya gak terima, betis anak saya sampai memar dipukul, ditambah lagi anak saya trauma dan gak  mau sekolah lagi,” ucap Zakiah (39) ibu kandung Lina saat mengadu di Mapolres Langkat. Menurut Zakiah, perbuatan kasar yang dilakukan guru kelas itu terjadi, Selasa (17/9) sekira jam 10.00 wib di ruang kelas Sekolah Dasar 050740, Dusun 4, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langkat.
Ceritanya, saat itu Lina dan semua teman kelasnya tengah belajar mengikuti mata pelajaran yang diajarkan Mut Mainah. Tapi, tak lama kemudian, guru itu keluar kelas dengan dalih ada urusan yang harus dikerjakannya. Sebelum beranjak meninggalkan ruang kelas, Mut Mainah memerintahkan ketua kelas untuk mencatat nama-nama murid yang ribut saat ditinggalkannya.
Singkat cerita, setelah kembali dalam kelas, Mut Mainah meminta laporan dari ketua kelas, siapa-siapa murid yang ribut saat ditinggal tadi. Nah, dari catatan ketua kelas itu, Lina salah satunya. Ia dan 14 teman kelasnya dipanggil ke depan kelas. Di hadapan murid lainnya, 15 murid yang ribut tadi dipukul Mut Mainah dengan rol kayu tepat di betis.
“Mungkin seperti mukul tilamlah cara dia menghukum anakku sampai kedua kakinya merah-merah, padahal pas itu anakku udah minta ampun sambil bilang aduh sakit buk. Ampun buk, tapi tetap saja dia terus menghajarnya seperti kayak kesetanan,” kata Zakiah.
Zakiah juga mengatakan, dari pengakuan anaknya, Lina dipukul 20 kaki tepat di kakinya.
Pasca kejadian itu, sampai kini anaknya menjadi trauma dan takut pergi ke sekolahnya. Sebenarnya, dia bersama beberapa wali murid yang anaknya mendapat perlakuan kasar dari sang guru sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepala sekolah.  Mereka meminta agar guru tersebut tidak diperbolehkan lagi mengajar di sekolah tersebut dan meminta maaf kepada mereka. Namun pihak kepala sekolah di SD itu justru terkesan sengaja melindungi perbuatan guru tersebut.
“Kalau yang saya dengar dari murid-murid disana, guru itu memang dikenal suka-suka hatinya saja di sekolah dan bahkan mereka pernah meihat guru itu merokok, kan nggak mungkin anak sekecil itu udah pandai berbohong, makanya itu saya berharap agar guru itu dipindahkan saja ke sekolah lain, jangan lagi mengajar di sekolah itu, kalau bisa kepala sekolahnya juga diganti,” sambung Zakiah sembari mengatakan jika ia sendiri tak pernah memukul anaknya hingga luka memar.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat, H Sujarno SSos ditemui di ruang kerjanya menjelaskan kalau pihaknya sudah mengambil langkah-langkah terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Sebelum resmi dilaporkan ke pihak yang berwajib dirinya juga sudah melakukan pertemuan antara guru tersebut dan beberapa wali murid untuk mencari solusi jalan keluar yang terbaik.
“Guru tersebut masih tenaga honorer dan sudah kita mintai keterangannya, dia memang mengaku bersalah karena khilaf dan sudah meminta maaf kepada orang tua murid,” jelas kadis. Kadis meminta semua pihak yang terkait untuk saling bersabar dan tidak emosi sehingga dapat memperoleh jalan keluar yang terbaik. Mengingat disekolah itu memang sangat dibutuhkan tenaga guru karena jumlah guru disana sangat terbatas sekali.  “Yang jelas guru honor tersebut sudah kita panggil dan akan kita tindak sesuai peraturan yang berlaku,” ucap Kadis Pendidikan.

Rifertar- Aksi kekerasan staf pengajar (guru) ke muridnya kembali terjadi. Di SD Negeri 050740, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura, Langka...

Pak Ahok, Bagaimana Kalau Jokowi Jadi Presiden?

Rifertar-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menjadi pembicara di depan mahasiswa baru Universitas Trisakti angkatan 2013. Saat sesi tanya jawab, dia ditanya tentang kemungkinan Jokowi jadi presiden.

"Bagaimana kalau Pak Jokowi jadi presiden? Apa perasaan Bapak?" tanya seorang mahasiswa baru angkatan 2013 di ruang Gelanggang Mahasiswa, Kampus A, Universitas Trisakti, Jl Kyai Tapa no 1, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2013).

Ahok pun menjawab dengan ciri khasnya, blak-blakan. Dia tak sungkan menyebut, terpilihnya Jokowi bakal menguntungkan bagi DKI Jakarta ke depannya.

"Secara konstitusi Pak Jokowi kalau dicalonkan dari partainya, beliau harus berhenti, tidak bisa cuti. Perasaannya bagaimana? Karena beliau sedang bersaing dengan bos saya juga, Pak Prabowo, tentu saja kalau dicalonkan. Kalau Pak Jokowi bisa jadi presiden menguntungkan buat saya, bisa dibantu oleh pusat," kata Ahok.

"Lalu, wakilnya siapa Pak kalau Bapak jadi Gubernur?" tanya mahasiswa lagi.

"Tergantung partai politik PDIP dan Gerindra mau mencalonkan siapa dan nanti akan diseleksi juga. Saya tidak berhak memilih," jawab suami Veronika Tan itu.

Nama Jokowi memang kerap disebut akan jadi capres pada 2014 nanti. Dalam sejumlah survei, mantan wali kota Solo itu selalu merajai. Namun dia selalu menyebut belum memikirkan hal itu dan fokus di DKI.
(detik)

Rifertar- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menjadi pembicara di depan mahasiswa baru Universitas Trisakti angkatan 2013. Saat...

Indonesia masuk 10 besar Miss World 2013

Rifertar-Kontestan asal Indonesia, Vania Larissa, masuk dalam 10 besar finalis kontes Miss World 2013 di Nusa Dua, Bali, pada Sabtu malam .

Vania, yang menyanyikan lagu "Question oh Honor" dalam pertunjukan final, berada di urutan ketujuh dalam deretan 10 besar finalis Miss World yang akan memperebutkan gelar juara.

Kontestan yang masuk dalam deretan 10 besar berasal dari Ghana, Jamaika, Spanyol, Inggris, Nepal, Prancis, Australia, Brasil, Filipina.

Megan Young dari Filipina menempati urutan teratas dari 10 besar finalis Miss World 2013.

Sebelum Vania tampil membawakan lagu "Question of Honor" yang dipopulerkan oleh Sarah Brightman, para undangan yang mennghadiri pertunjukan final disuguhi tarian kontemporer seperti "Api Sinta", "Sang Srikandi", dan "Berkah Dewi Sri".

Dalam pertunjukan final yang disiarkan langsung televisi nasional itu, 127 kontestan Miss World juga mempersembahkan sebuah lagu ciptaan Ketua Penyelenggara Miss World 2013 yang berjudul "Here We Are Indonesia".

Rifertar- Kontestan asal Indonesia, Vania Larissa, masuk dalam 10 besar finalis kontes Miss World 2013 di Nusa Dua, Bali, pada Sabtu malam...

22 Orang Tewas, 32 Hilang dan 25 Lainnya Selamat

Rifertar-Sebanyak 22 imigran meninggal dunia dan 25 lainnya selamat akibat peristiwa tenggelamnya kapal di Pantai Cikole, Desa Sinar Laut, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat.
Adapun rincian korban meninggal dunia adalah anak-anak tujuh orang sedangkan usia dewasa sebanyak limabelas orang.
"32 orang hilang,25 orang selamat(2 Wanita,23 laki-laki)," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataannya, Sabtu(28/9/2013).
Menurut Sutopo, kronologis tenggelamnya kapal pembawa imigran di pantai Cianjur tersebut berawal saat kapal yang membawa 80 penumpang termasuk awak pecah dan tenggelam di tengah lautan.
Imigran gelap trsebut berasal dari empat negara Suriah,Jordania,Afrika dan Yaman.
"BPBD kabupaten Cianjur saat ini sedang di lokasi membantu evakuasi.SAR,BPBD,TNI,Koramil,Polsek,Polres Cianjur melakukan koordinasi," katanya.

Rifertar- Sebanyak 22 imigran meninggal dunia dan 25 lainnya selamat akibat peristiwa tenggelamnya kapal di Pantai Cikole, Desa Sinar La...

Warga Kaget Lihat Jokowi Loncat ke Tepi Waduk Tomang Barat

Rifertar-Seusai mengunjungi Pasar Blok G Tanah Abang, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo blusukan ke Waduk Tomang Barat, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (27/9/2013). Waduk itu menjadi target normalisasi setelah Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio.
Pantauan Kompas.com, Jokowi datang ke waduk di Jalan Tanjung Duren Utara 11, Grogol, Jakarta Barat, itu sekitar pukul 15.15 WIB. Jokowi melintasi salah satu sisi waduk seluas 7 hektar tersebut dengan berjalan kaki.
Saat meninjau waduk itu, Jokowi sempat melakukan aksi yang membuat khawatir orang-orang di sekitarnya. Jokowi melompati batas tepi jalanan ke tepi waduk yang berjarak sekitar setengah meter. Dengan kemeja putih lengan panjang, celana bahan hitam, serta sepatu coklat yang sering digunakan untuk blusukan, Jokowi pun meloncat ke tepi waduk.
"Eh, hati-hati, Pak! Awas jatuh!" kata salah satu warga. "Eh Jokowi loncat, Jokowi loncat, eeh Jokowi loncat," kata warga lain yang kaget dengan nada latah.
Jokowi tetap melaksanakan peninjauannya. Di tepi waduk, dia sempat berkomunikasi dengan beberapa orang pekerja yang tengah membangun semacam tempat berpijak di tepi waduk itu. Dia juga sempat melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Manggas Rudy Siahaan melalui telepon seluler.
Kondisi waduk tersebut cukup memprihatinkan. Dari total luas 7 hektar, sebagian besar area waduk tertutup oleh tanaman eceng gondok. Sekeliling waduk dipadati permukiman warga.
Jokowi memastikan waduk itu hanya perlu dinormalisasi. "Hanya perlu dinormalisasi saja ini untuk tangkapan air hujan. Kita kebut-kebutan dengan musim hujan, kan tinggal berapa bulan lagi," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi bertemu dengan Direktur Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya. Dalam pertemuan itu, Andi mengatakan bahwa hujan besar diperkirakan akan melanda Jakarta pada Desember 2013 hingga Januari 2014. Jokowi menyatakan sudah melakukan langkah-langkah mengantisipasi terjadinya banjir akibat curah hujan tinggi. 

Rifertar- Seusai mengunjungi Pasar Blok G Tanah Abang, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo blusukan ke Waduk Tomang Barat, Grogol, Jakarta...

Ada Pocong di Gedung DPRD Depok

Rifertar-Ratusan warga Pasir Putih, Sawangan Depok berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Depok, Kamis 26 September 2013. Aksi ini lantaran  wilayahnya dijadikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.  Massa yang menggelar aski itu juga membawa boneka pocong sebagai wujud protes ke anggota dewan.

Khaerudin, salah satu koordinator aksi mengatakan, saat ini TPA sudah semakin meluas menjadi 11 hekter lebih. Kondisi ini sangat dikeluhkan warga karena dianggap menjadi biang penyakit.

"Saya mewakili RT 06 RW 04 sudah sering kali mengeluhkan hal ini. Banyak warga kami yang sudah terjangkit penyakit. Ada yang paru-parunya kena jamur akibat udara yang kotor," ucapnya.

Khaerudin mengatakan, pihak sejak tahun 2011 lalu sudah mencoba melayangkan protes namun sampai saat ini belum juga mendapat tanggapan positif. Awalnya, TPA itu hanya berada di kawasan Cipayung namun lambat laut semakin meluas dan bahkan akan diperluas hingga 8 hektaer ke kawasan Pasir Putih. "Parahnya lagi Wali Kota mengatakan warga Pasir Putih sudah setuju. Kami berani sumpah tidak pernah memberi ijin. Klo tidak percaya tanya saja sama seluruh warga," katanya.

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Tak hanya menerjunkan ratusan personel, polisi juga telah menyiapkan mobil Watercanon. 

Rifertar- Ratusan warga Pasir Putih, Sawangan Depok berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Depok, Kamis 26 September 2013. Aksi ini lantaran...

10 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci

Rifertar-Sepuluh calon jamaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci. Mereka menderita penyakit bawaan risiko tinggi (risti).

"Jamaah haji yang wafat sampai tanggal 24 September sebanyak 8 orang. Satu jamaah haji meninggal dunia di pesawat. Hari ini, 2 jamaah meninggal dunia," kata Kepala Seksi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah, MU Asep, di Makkah, Rabu (25/9/2013).

Dua jamaah haji yang wafat di Makkah pada hari ini atas nama Gozali Tusi bin H Abd Rahman dari JKG kloter 8 dan Kimin bin Ahmad Sujak asal SOC kloter 15.

Selain itu, ada 8 jamaah haji lainnya, atas nama Amaq Sapoan bin AQ Sapar dari LOP kloter 5, Nasir bin Sagrib dari S0C kloter 3, Asmawati binti H Asmawi dari JKG kloter 4, Rotena binti Malik dari PLM kloter 1, dan Icih Bachriyah Bachrudin. Mereka wafat di Madinah.

Sedangkan M Arifin bin Hape dari UPG kloter 15 meninggal dunia di pesawat saat menuju Jeddah dan Abdurrohman bin Marhad dari S0C kloter 2 meninggal dunia di Makkah.

Kepala BPHI Madinah, dr Suharto SpPd mengatakan, jamaah haji tersebut mayoritas memiliki penyakit bawaan yang risiko tinggi seperti jantung koroner, dan Sepsis infek penyakit sangat berat.

"Jenazah sudah dimakamkan dan keluarga telah diberitahu," ujar dia.

Rifertar- Sepuluh calon jamaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci. Mereka menderita penyakit bawaan risiko tinggi (risti). "Jamaah ...

Keluh Kesah SPG Cantik IIMS: Digoda Pengunjung Sampai Kedinginan

Rifertar-Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013, tak begitu menarik tanpa kehadiran wanita cantik atau Sales Promotion Girl (SPG) di dekat tiap mobil.

Pose seksi dan keramahan wanita cantik ini tentu saja menggoda perhatian pengunjung IIMS untuk makin melihat-lihat produk perusahaan otomotif yang dipajang.

Namun demikian, menjalani profesi SPG tak sepenuhnya menyenangkan, ada saja tantangannya. Mulai dari harus senantiasa sigap, senyum dan ramah kepada tiap pengunjung, menyapa dengan ramah sampai dijahilin pengunjung pernah dialami SPG itu.

Salah satu pengalaman SPG, Francisca bisa kita simak. Pada gelaran IIMS kali ini, wanita usia 22 tahun ini mengaku kesal dengan pengunjung yang malah bertanya bukan seputar spesifikasi mobil.

"Ada pengunjung yang malah tanya yang tidak ada kaitan dengan produk. Tanya hal yang pribadi, rumahnya mana, nomornya. Ya begitulah tanya yang sifatnya modus gitu," ujar Francisca yang menggawangi booth Jeep, Selasa 24 September 2013.

Ada lagi, ia dibuat jengkel dengan pengunjung yang sok tahu dengan informasi produk yang dipajang di Booth Jeep. "Misalnya mobil Jeep itu memang harganya Rp900-an juta, pengunjung ngeyel," katanya.

Lain hal yang dirasakan Olivia, SPG mobil mewah asal Jerman, Mercedez Benz. Ia mengeluhkan pegal-pegal badan karena terus berdiri selama 7-8 jam dengan full senyum kepada tiap pengunjung.

"Paling itu pegal kakinya, apalagi jika kebagian long shift," ujar wanita cantik usia 27 tahun itu.

Olivia juga mengaku kerap digoda pengunjung, namun ia tetap bersikap profesional "Tetap saya respon dengan baik, terus senyum. Untuk pose saya mau tapi yang standar saja. Karena ini kan mobil mewah jadi pengunjung juga jadi segan," ujarnya.

Suhu dalam ruangan juga jadi catatan bagi SPG, mereka merasakan kedinginan. "Iya. Di dalam terasa banget dinginnya. Walau bajunya tertutup, tapi tetap terasa dingin," ujar Diana yang menjaga booth KIA motor.

Diana juga mengaku kurang nyaman bila diminta berpose di dekat mobil. Pasalnya, standar dari KIA, tidak mewajibkan untuk berpose.

"Saya nggak pernah mau berpose untuk difoto. Nggak diwajibin pose tertentu sama klien. Di sini cuma menyambut dan menjelaskan kepada pengunjung jika ada yang tanya-tanya," aku wanita usia 20 tahun ini.

Sementara keluhan lain disampaikan Nanda, SPG usia 20 tahun yang menjaga mobil mewah Audi. Bukan soal suhu atau digoda pengunjung. Ia merasa kurang nyaman dengan posisi sepatu.

"Saya kurang nyaman dengan sepatu high heels. Memang kan biar kelihatan tinggi," katanya.

Namun semua keluhan dan ketidaknyamanan itu terbayarkan dengan bayaran yang mereka terima. Para SPG itu menerima kisaran Rp500.000-1 juta untuk satu shift, antara 6-7 jam.

"Lumayan lah, fee yang didapat bisa tambah-tambah uang saku," ujar Diana, SPG Daihatsu.

Rifertar- Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013, tak begitu menarik tanpa kehadiran wanita cantik atau Sales Promotion Girl (SP...

Bercinta di Kamar Majikan, Pembantu Dipolisikan

Rifertar-Seorang pekerja rumah tangga dilaporkan polisi, Selasa 24 September 2013, gara-gara tidur di kamar majikan. Pemilik rumah tahu setelah memergoki E, 16 tahun, tengah terlelap bersama kekasihnya, Ahmad Maelani, 30 tahun.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok Ajun Komisaris Ch. Aliyah menuturkan, E dan Ahmad kepergok si pemilik rumah, IT, warga perumahan Cinere, Limo, Depok, saat keluarga itu pulang berlibur pada Minggu malam. Saat itu dua sejoli tengah tertidur pulas di kamar sang pemilik rumah. Diduga kuat, mereka baru saja melakukan hubungan intim.

"Mereka tak berkutik. Setelah diinterogasi, mereka mengaku baru saja bersetubuh dua kali," katanya. 

Karena kesal, si pemilik rumah pun melaporkan E ke Mapolres Kota Depok. Saat ini kasusnya masih ditangani polisi.

Selain pidana masuk pekarangan tanpa izin, Ahmad juga terjerat undang-undang perlindungan anak karena bersetubuh dengan anak di bawah umur. 

Rifertar- Seorang pekerja rumah tangga dilaporkan polisi, Selasa 24 September 2013, gara-gara tidur di kamar majikan. Pemilik rumah tahu...

Ini Penyebab Krisis Listrik di Sumatera Utara

Rifertar-Wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Aceh mengalami krisis pasokan listrik sehingga hampir tiap hari masyarakat di sana mengalami pemadaman bergilir. Apa yang menyebabkan krisis listrik di Sumatera Utara dan Aceh?

"Kalau krisis pasokan listrik di Sumatera dan sekitarnya itu terjadi karena banyak pembangkit kita masuk masa pemeliharaan dan beberapa proyek PLTU (pembangkit listrik tenaga uap (batubara) dari FTP I tidak dapat diselesaikan kontraktor sesuai komitmen," ujar Direktur Konstruksi dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Nasri Sebayang ketika dihubungi detikFinance, Minggu (22/9/2013).

Dikatakan Nasri PLTU yang harusnya selesai namun mengalami penundaan seperti PLTU Nagan Raya dan PLTU Teluk Sirih.

"Yang PLTU Nagan Raya sekarang lagi testing, dalam pengujian, sekarang sudah masuk 65 MW dari Nagan Raya Aceh, tapi belum komersial, tapi masih uji keandalan, sampai sekitar 20-30 hari ke depan, sekitar sebulanan itu kalau nggak ada masalah, tapi kalau ada masalah bisa sebulan lebih," ujar Nasri.

PLTU Teluk Sirih saat ini sedang dalam pengujian, proyek ini juga mengalami keterlambatan.

"Teluk Sirih juga delay, kalau PLTU Nagan Raya delay karena keterlambatan transmisi dari Nagan Raya ke Sigli, itu terlambat karena banyak sekali daerah yang dilalui dan masyarakat tidak mau dibebasi tanahnya, sampai saya khusus datang ke Gubernur Aceh untuk minta tolong agar dibebaskan tanahnya," ungkapnya.

Sedangkan penyebab PLTU Teluk Sirih yang telat bahkan hingga lebih dari 2 tahun karena masalah transmisi juga,

"Dari PLTU ke Kembang Padang itu hampir 2 tahun nggak dapat izin (dari Pemda setempat), makanya telat. Tapi saya nggak bisa ini kesalahan Pemda, tapi memang sudah pembebasan tanah jaman sekarang, Teluk Sirih mudah-mudahan segera selesai, sekarang lagi pengujian, pengujian memakan waktu 6 bulan sejak dia diuji sampai pengoperasian," jelas Nasri.

Apakah ini kesalahan kontraktor yang ditunjuk PLN?

"Dulu pembangkit juga terlambat semuanya, ada yang karena pembebasan tanah dan efektif masa berlaku kontrak karena FID (final investment decision) juga telat, karena dulu kan banyak masalah, dapat loan (pinjaman) dari China tapi minta jaminan ini-itu, ya akhirnya kan terlambat juga, tapi pengadaan pembangkit itu juga punya kontribusi akibat keterlambatan, sekarang lagi kita cek semua," tandas Nasri.

Rifertar- Wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Aceh mengalami krisis pasokan listrik sehingga hampir tiap hari masyarakat di sana m...

Istri Polisi Asik Berpoto di Depan Gunung Sinabung

Rifertar- Bukannya ikut menyapa para warga yang dirundung duka karena harus mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung, para istri pejabat Polda Sumatera Utara justru asik mengabadikan foto mereka dengan latar Gunung Sinabung.
Ketika Kapolda Sumut Irjen Pol Syarief Munawan mengunjungi Desa Naman Teran dan menyerahkan 3456 pembalut wanita, 1000 paket sarung dan bantuan lainnya, para istri pejabat Polda Sumut menyusulnya dari belakang. Tapi langkah mereka terhenti sekitar 5 meter dari tenda posko pengecekan kesehatan warga.
Para ibu berseragam serba pink ini lalu berbelok ke kiri. Mereka lalu meminta rekan lainnya untuk mengambil foto mereka dengan latar belakang foto Gunung Sinabung yang masih mengeluarkan asap putih. Secara bergantian mereka mengambil foto dengan berbagai gaya khas perempuan.
Sesekali mereka tertawa cekikikan ketika melihat hasil foto jepretan yang diabadikan di ponsel mereka. Tapi tak sedikit pun mereka berjalan ke arah tenda posko pengobatan dimana puluhan warga mengantri untuk dicek kesehatannya.
Seakan tak mau kalah, Bupati Karo, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti pun tak mau ketinggalan mengabadikan foto Gunung Sinabung. Ketika beberapa polwan dari Polresta Karo dan Polda Sumut mengajaknya foto bareng, ia mengiyakan.
“Tunggu sebentar ya. Disitu posisinya bagus. Biar nampak Gunung Sinabung,” katanya sambil menunjuk lokasi dimana para istri pejabat Polda Sumut masih asik berfoto ria.
Setelah selesai, ia pun lalu mengajak para polwan itu untuk berfoto bersama. Sambil cengengesan, mereka tampak riang ketika aksi narsisnya diabadikan oleh kamera profesional maupun kamera ponsel.
Aksi narsis ini ternyata tidak berhenti disini. Ketika Kapolda meninjau Pos Komando Taktis Detasemen A Pelopor, gerombolan wanita berpakaian pink ini terus melakukan aksi foto bersama. Dengan sumringah mereka berpose dalam berbagai gaya dan meminta fotografer mengabadikan aksi mereka. 

Rifertar- Bukannya ikut menyapa para warga yang dirundung duka karena harus mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung, para istri pejabat...


Top