ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


rifertar- Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan menemukan satu ember atau sebanyak 20 kilogram usus berformalin di tempat pemotongan ayam kelompok Arela (Arek Lamongan) di Jalan Masud RT 01 RW 01 Cipulir, Kebayoran Lama, Sabtu (27/11/2010) dini hari. Selanjutnya usus berformalin tersebut disita untuk dijadikan barang bukti.

Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan, Chaidir Taufik, mengatakan, sidak yang dilakukan memang difokuskan pada peredaran usus berformalin. Karena berdasarkan informasi yang diperoleh Sudin Peternakan dan Perikanan banyak usus masuk ke Jakarta Selatan yang berasal dari daerah Tanggerang.

"Kami bisa kenali dengan baunya yang sangat menyengat. Kemungkinan usus ini kadar formalinnya sangat tinggi," kata Chaidir di sela razia dini hari tadi.

Dia mengatakan, hampir semua usus yang dipasarkan menggunakan formalin karena usus tidak tahan lama, mengandung banyak air, dan merupakan sumber bakteri. Usus sendiri tidak disarankan untuk dikonsumsi. Jika dikonsumsi pun hanya untuk hewan.

Pihak Suku Dinas Peternakan kemudian melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa 20 kilogram usus ayam berformalin dari lokasi pemotongan milik Sutarjo tersebut. Nantinya barang bukti akan dimusnahkan."Kami akan lakukan pemanggilan pada Senin besok sebelum pelaku diserahkan pada pihak berwajib," tambahnya.

Menurut Chaidir, Sutarjo sebagai pengguna formalin dalam produk olahannya dapat dijerat Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 Tentang Perlindungan Pangan dengan ancaman hukuman berupa denda Rp 500 juta dan atau penjara enam bulan.

Ketua Kelompok Pemotongan Ayam Arela, Mat Lai menyatakan tidak mengetahui salah satu anggotanya menggunakan formalin sebagai pengawet. "Selama ini belum pernah kami temukan karena kami juga melakukan penyuluhan untuk mencegah pemakaian formalin," ujarnya.

Sementara Sutarjo, sang pemilik usus berformalin, tidak bisa dimintai keterangan. Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan juga melakukan sidak ke Pasar Cipete. Petugas menemukan satu jeriken atau lima liter cairan formalin berkadar 10 persen dari pemilik pemotong ayam bernama Alung, yang juga ikut disita

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top