
rifertar- Penyakit infeksi menular seksual (IMS) atau biasa disebut dengan penyakit kelamin, sebagian besar, ditularkan melalui hubungan seksual. Namun, ada yang bisa ditularkan melalui sentuhan kulit.
Penyakit ini bisa menimpa siapa saja, terutama mereka yang memiliki perilaku seksual menyimpang. Mereka yang berisiko tinggi mengidapnya antara lain, pekerja seks komersial, dan pelaku seks bebas yang suka berganti-ganti pasangan.
Penanganan kasus ini seringkali terhambat lantaran banyak pasien merasa malu sehingga terlambat berobat. Akibatnya, pengobatan menjadi sulit karena umumnya pasien datang sudah dalam kondisi parah.
Mengenali gejala infeksi menular seksual cukup mudah, di antaranya:
- Ada cairan seperti nanah keluar dari vagina, penis atau dubur. Cairan ini biasanya berupa lendir dalam jumlah banyak, bau dan kental.
- Terasa pedih atau panas ketika buang air kecil atau saat melakukan hubungan seksual
- Nyeri di perut bagian bawah (pada wanita) dan di buah zakar (pada pria), serta bokong dan kaki.
- Adanya kulit yang seperti melepuh, lecet, kutil, ruam atau pembengkakan di sekitar kelamin atau mulut.
- Gejala di sekitar kelamin tersebut juga meliputi demam, pusing, nyeri otot atau pembengkakan kelenjar.
Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Jangan menundanya. Sebagai tindakan pencegahan, lakukan tiga langkah pencegahan: lakukan hubungan seksual yang aman, bersikap setia dengan satu pasangan, atau gunakan kondom.
sumber-vivanews.com
Slider[Style1]
Style2
Style3[OneLeft]
Style3[OneRight]
Style4
Style5
Tagged with: sexologi
About Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments: