ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Rifertar -WALES, Praktek prostitusi di internet makin beragam bentuknya. Bukan cuma pekerja seks komersial, tapi suster pun ikut-ikutan nyambi jual diri di internet. Meski berdalih sebagai profesi sampingan, suster senior Inggris Emma Mardsen jual diri di dunia maya. Hal ini cukup menghebohkan, pasalnya Emma telah bekerja 10 tahun di rumah sakit pemerintah.
Emma kedapatan menawarkan diri di situs web prostitusi dengan tarif 130 poundsterling (Rp1, 9 juta) per jam. Di situs itu, Emma memakai nama panggilan Lucy Love. Emma pun berani menawarkan diri pada pria, wanita atau pasangan.
Emma melakukannya saat sedang mengambil cuti sakit. Emma kini terancam sanksi dikeluarkan dari profesinya karena dianggap tak profesional. Komite khusus pun menyelidi apa yang dilakukan Emma. Emma mengaku Lucy Love adalah dirinya. Namun, ia menyangkal menjual diri di internet.
“Melihat aktivitas di situs, kemungkinan besar Emma menjual dirinya dan menerima uang dari hal itu,” papar Salim Hafejee dari Nursing and Midwifery Council. Emma pun kini mengundurkan diri sebagai perawat rumah sakit Whitchurch di Wales karena malu aksinya dipublikasikan.

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top