ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Rifertar-Ratusan warga Pasir Putih, Sawangan Depok berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Depok, Kamis 26 September 2013. Aksi ini lantaran  wilayahnya dijadikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.  Massa yang menggelar aski itu juga membawa boneka pocong sebagai wujud protes ke anggota dewan.

Khaerudin, salah satu koordinator aksi mengatakan, saat ini TPA sudah semakin meluas menjadi 11 hekter lebih. Kondisi ini sangat dikeluhkan warga karena dianggap menjadi biang penyakit.

"Saya mewakili RT 06 RW 04 sudah sering kali mengeluhkan hal ini. Banyak warga kami yang sudah terjangkit penyakit. Ada yang paru-parunya kena jamur akibat udara yang kotor," ucapnya.

Khaerudin mengatakan, pihak sejak tahun 2011 lalu sudah mencoba melayangkan protes namun sampai saat ini belum juga mendapat tanggapan positif. Awalnya, TPA itu hanya berada di kawasan Cipayung namun lambat laut semakin meluas dan bahkan akan diperluas hingga 8 hektaer ke kawasan Pasir Putih. "Parahnya lagi Wali Kota mengatakan warga Pasir Putih sudah setuju. Kami berani sumpah tidak pernah memberi ijin. Klo tidak percaya tanya saja sama seluruh warga," katanya.

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Tak hanya menerjunkan ratusan personel, polisi juga telah menyiapkan mobil Watercanon. 

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top