ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Rifertar-Gairah bercinta wanita lebih mudah hilang hanya karena hal-hal kecil dibandingkan pria. Tapi bukan berarti pria tidak pernah terganggu moodnya saat berhubungan intim dengan pasangan. Ketahui empat faktor yang dilakukan wanita, yang bisa membunuh mood bercinta pria saat di tempat tidur, seperti dikutip dari Betty Confidential.

1. Mendesah Terlalu Keras
Mengekspresikan gairah bercinta dengan bersuara 'seksi' boleh saja, tapi jangan dilakukan secara berlebihan. Jika sepanjang waktu bercinta yang dia dengar hanya desahan atau erangan dari mulut Anda, dia bisa terganggu dan tak menutup kemungkinan hasrat seksualnya bisa hilang. Cukup keluarkan suara saat si dia menyentuh area Anda yang paling sensitif, atau ketika orgasme.

2. Tidak Mau Berusaha
Pria perlu tantangan dan sesuatu yang baru dalam bercinta. Jika setiap kali berhubungan seks Anda hanya 'pasrah', seolah berkata 'aku milikmu, lakukan saja apa yang kamu mau', pria merasa tidak tertantang dan bisa menganggap bercinta itu membosankan.

Janganlah terlalu pasif, berikan inovasi-inovasi baru dalam bercinta. Tidak ada salahnya jika sesekali Anda yang berinisiatif lebih dulu untuk mengajak bermesraan. Mainkanlah peran sebagai wanita yang 'sulit ditangkap' dan buat dia penasaran.

3. Terlalu Liar
Pasangan yang terlalu pasif memang dibenci pria saat bercinta. Tapi terlalu aktif, juga bisa jadi masalah dalam kehidupan seks Anda. Saat gairah bercinta sedang tinggi-tingginya, seseorang memang cenderung lupa diri sehingga sering tidak sadar telah menyakiti pasangannya.

Cobalah mengontrol diri saat bercinta. Misalnya, saat melakukan posisi seks woman on top, tidak ada yang lebih ditakuti pria selain pasangan wanitanya yang melonjak terlalu tinggi di atasnya. Lonjakan yang terlalu tinggi saat penentrasi seks di posisi woman on top, bisa melukai bahkan membuat penis patah.

4. Cairan Lubrikan yang Berlebihan
Lubrikasi adalah faktor sangat penting, demi kenyamanan dan kelancaran saat penetrasi seks. Bagi pasangan yang kekurangan cairan lubrikasi secara alami, bisa menggunakan cairan sintetis untuk mengatasinya.

Saat ini, ada berbagai jenis lubrikan yang dijual di pasaran dalam bentuk gel, lotion atau minyak. Semuanya aman digunakan, hanya saja jangan menerapkannya terlalu banyak. Ada cairan menetes dari area intim Anda, tentu bukan hal yang menyenangkan untuk dilihat pria. Pakailah lubrikan secukupnya, sesuai kebutuhan. Juga jangan sekali-kali mengganti cairan lubrikan dengan air biasa. Selain tidak steril, juga tidak memberikan efek apapun saat penetrasi seks.

About Richard Fernando

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Dunia Dalam Berita


Top